Sumedang, Panti Sosial Boemi Kadeudeuh (PSBK) menerima kunjungan dan kegiatan pendampingan lansia bertajuk PEKADIA (Pelita Kasih di Usia Senja) yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan Bimbingan Konseling Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung pada Minggu, 14 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini berjalan hangat, penuh empati, serta sarat makna kebersamaan.

Kedatangan rombongan mahasiswa UIN SGD Cibiru disambut langsung oleh Ketua Panti Sosial Boemi Kadeudeuh beserta jajaran petugas panti. Kegiatan dibuka dengan sambutan singkat sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan perhatian mahasiswa terhadap para lansia yang tinggal di panti.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi refleksi diri. Dalam suasana yang khidmat, para lansia diajak untuk mengenal diri sendiri, memaafkan masa lalu, serta menata hati agar lebih siap menghadapi perjalanan hidup dengan penuh ketenangan dan harapan. Sesi ini menjadi momen emosional yang memberikan ketenangan batin bagi para lansia.

Setelah refleksi diri, kegiatan dilanjutkan dengan melukis tote bag berbahan kanvas. Setiap lansia didampingi oleh empat hingga lima mahasiswa. Aktivitas kreatif ini disambut dengan antusias, di mana para lansia bebas mengekspresikan diri melalui warna dan gambar, sekaligus merasakan kehangatan interaksi dengan para mahasiswa.

Keceriaan semakin terasa saat kegiatan permainan (games) bersama dilaksanakan. Tawa dan senyum para lansia menghiasi suasana panti, menciptakan momen kebersamaan yang mempererat ikatan emosional antara lansia dan mahasiswa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan snack time atau makan bersama yang diikuti oleh penghuni panti, petugas, serta mahasiswa. Snack yang dibagikan berupa lemper, risol, dan air minum, dinikmati dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan.

Usai makan bersama, para lansia dan mahasiswa bernyanyi bersama. Salah satu lagu daerah yang dinyanyikan adalah “Bubuy Bulan”, yang dinyanyikan dengan penuh semangat dan nostalgia, menghadirkan kehangatan suasana di lingkungan panti.

Sebagai bentuk kepedulian dan kenang-kenangan, mahasiswa UIN SGD Bandung juga memberikan bingkisan hadiah kepada para penghuni panti serta petugas. Selain itu, dilakukan penyerahan plakat dari mahasiswa kepada Panti Sosial Boemi Kadeudeuh sebagai simbol apresiasi dan silaturahmi yang telah terjalin.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, sebelum rombongan mahasiswa berpamitan dan meninggalkan panti sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan silaturahmi yang semakin erat antara mahasiswa dan Panti Sosial Boemi Kadeudeuh, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan emosional dan sosial para lansia.

Dalam kesempatan tersebut, tim PSBK juga melakukan wawancara singkat dengan Organizing Committe PEKADIA, Muhammad Sofiyan Muttaqin, terkait antusiasme para lansia selama kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan kesan positifnya terhadap para lansia maupun lingkungan panti.

“Wah, antusiasmenya sangat luar biasa. Para lansia sangat welcome, semuanya sehat dan terlihat bahagia. Kesan pertama kali datang ke panti ini sangat luar biasa, lingkungannya bersih, dan kami langsung disambut hangat oleh para pengurus. Harapan saya ke depannya, semoga Panti Sosial Boemi Kadeudeuh semakin besar dan terus berkembang. Sarana dan prasarana yang sudah baik semoga bisa terus ditingkatkan. Satu kata yang ingin saya sampaikan untuk kita semua adalah peduli sesama. Karena dari rasa peduli itu, kita akan peka melihat orang-orang yang membutuhkan, khususnya para lansia,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa, khususnya yang memiliki tugas maupun kegiatan sosial, untuk tidak ragu berkunjung dan berkolaborasi dengan Panti Sosial Boemi Kadeudeuh sebagai ruang belajar, pengabdian, dan kepedulian sosial. Panti Sosial Boemi Kadeudeuh menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Cibiru, semoga kebaikan ini menjadi amal yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *